SpongeBob SquarePants

Monday, 2 May 2016

Sweetbox Blitz Megaplex

Sabtu (30 April 2016)

Sabtu itu, saya dan partner saya berencana menghabiskan waktu di Grand Indonesia, Jakarta. Selain untuk berburu kuliner seperti biasa, ada alasan lain kenapa kami memilih GI sebagai tempat yang dituju, yaitu mencoba fasilitas Sweetbox yang ada di Blitz Megaplex. Setau kami, cuma GI yang ada fasilitas sweetbox nya.



Jumat malam, saya sudah melihat jadwal film di www.cgvblitz.com dan kami menentukan film yang akan ditonton beserta waktu nya. Kebetulan, saat itu lagi ada 2 film yang sama-sama booming yaitu Civil War dan AADC 2. Tapi ternyata, Sweetbox hanya menayangkan film Civil War dan hanya ada 3 waktu, yaitu 09.30, 12.35 dan 21.30. Akhirnya kami memilih Civil War di jam 12.35

Karena ada beberapa hal yang menghambat, kami pun terlambat sampai di GI. Padahal niatnya sih sampai GI jam 11 supaya nggak terlalu mepet sama filmnya, soalnya kami belum beli tiket hahaha. Akhirnya kita sampai di GI jam 11.45, langsung ke blitz dan lihat antrian yang sudah panjang. Agak drama juga karena saya sempat bete :( haha untung partner saya sabar dan tetap mau antri buat beli tiket. Dan sialnya, kami dapat antrian yang lama banget majunya :( mana sempat mati lampu juga, jadinya makin lama deh antrinya huhu tapi akhirnya kami dapat tiketnya HAHAHA

Tapi sedihnya, yang tersisa hanya bangku di barisan depan (seat D). Karena kami belum pernah ke Sweetbox sebelumnya, jadi kami berpikir kalau seat D benar-benar bangku paling depan persis di depan layar. Tapi yasudahlah, karena emang mau coba sesuatu yang baru, akhirnya kami pilih bangku D.

Setelah itu, kami pergi ke musholla untuk melaksanakan sholat dzuhur. Sempat terburu-buru juga karena takut terlambat hahaha tapi ternyata efek mati lampu menyebabkan filmnya agak mundur jadi kami masih punya waktu cukup banyak untuk menunggu.

Sebenarnya cerita hari itu lumayan banyak hal lucunya hahah. Di tiket kami tertulis studio kami adalah studio 1 SB. Karena kami lihat tulisan studio 1, kami pikir itu sama dengan studio biasa. Walaupun sempat ragu, kami tetap menunggu bersama banyak orang lainnya di depan pintu studio 1. Waktu pintu studio terbuka, semua langsung berbondong-bondong masuk. Saat tiket kami diperiksa, petugas langsung merobek tiket dan mempersilakan kami masuk. Saya pun bertanya pada partner saya, apakah tempatnya betul disitu. Dengan rasa sok tahu tingkat tinggi, kami pun langsung masuk. Begitu sampai di dalam.......... TADAAAAAAAAAAA Itu studio dengan kursi biasa :(

Tapi di bagian paling atas ada semacam balkon yang cukup besar dan kami langsung berpikir bahwa itu adalah area Sweetbox. Kami mencoba mencari barangkali ada tangga yang bisa digunakan untuk ke atas sana, tapi ternyata tidak ada HAHA. Dan kami pun segera keluar dan bertanya pada petugas penjaga tiket yang ada di depan pintu studio dan kami diarahkan untuk naik satu lantai menuju ke area Sweetbox. Kami langsung tertawa dan menganggap hal itu sebagai hal yang menyedihkan sekaligus hal yang lucu. Lebih lucu lagi ketika ternyata ada tulisan penunjuk arah ke area Sweetbox yang tertera pada bagian samping eskalator yang jelas terlihat, tapi nggak tau kenapa kami berdua nggak ada yang sadar dengan tulisan itu :(

Dan ternyata ada lounge tersendiri di bagian atas. Duh norak bener deh kami ini hahaha.

Setelah itu kami langsung masuk ke dalam studio, dan benar saja area sweetbox terletak di paling atas pada bagian semacam balkon pada studio 1. Terdiri dari 4 seat dari A sampai D. Langsung saja kami menduduki tempat kami yaitu D5 D6, dan kami merasa tidak rugi memilih seat paling depan karena ternyata nggak persis di depan layar

Sebelumnya kami sudah pernah mencoba fasilitas velvet di blitz megaplex dan kami senang banget sama fasilitas yang memberikan kesan 'homey' tersebut, tapi ternyata partner saya lebih menyukai sweetbox haha alasannya sih karena nontonnya duduk dan gak tiduran kayak di velvet. Sofa di sweetbox lebih nyaman dari blitz yang reguler, dan di fasilitas ini penonton bisa menikmati film tanpa gangguan orang-orang di kursi sebelah haha alias berasa nonton berdua doang gitu haha karena bagian samping kursi ini dibuat tinggi sehingga terlihat seperti box

Kalau soal harga, menurut kami sih cukup sesuai. Pada hari Senin-Kamis, sweetbox bisa dinikmati dengan harga 110.000 untuk 2 orang, lalu hari Jumat 130.000 dan weekend atau hari libur sebesar 150.000


Saturday, 30 April 2016

Untukmu

Teruntuk dirimu,
Kuucapkan terima kasih atas kehadiranmu 
Di dalam kehidupanku
Yang dulu sempat kelabu
Terimakasih untukmu
Yang telah memberi warna baru
Dalam hari-hariku
Terimakasih untukmu
Yang telah memberi pengalaman baru
Pelajaran baru
Ilmu baru
Dan segala hal yang baru

Teruntuk dirimu,
Kuucapkan semangat menjalani hidupmu
Hidupmu yang akan memasuki babak baru
Memulai langkah untuk cita-citamu
Untuk menggapai semua harapanmu
Dan untuk membahagiakan orang-orang di sekelilingmu

Semoga Allah selalu menjagamu
Sayangku.

Friday, 29 April 2016

KONSISTENSI

Hello! Udah lama banget nih gue nggak nulis dan nggak update blog, pokoknya nggak melakukan hal-hal yang berkaitan dengan nulis menulis deh, kecuali NULIS TUGAS AKHIR/TA/SKRIPSI. 
HAHAHAHAHAHA

Balada mahasiswi tingkat akhir banget sih sheeeeeel :(

Sebenernya gue kangen banget nulis, kangen bloging. Tapi karena beberapa hal, jadi nggak bisa sering nulis di blog :( 

Nah, kemarin.. gue sempat melihat di suatu acara talkshow di salah satu stasiun TV yang mendatangkan blogger sebagai bintang tamunya. Dan gue tertarik buat nonton acara itu. Dari acara itu gue jadi semakin paham kalau yang namanya kesuksesan dalam bidang tulis-menulis semacam blog itu ya tergantung KONSISTENSI.

Dan itu adalah masalah terbesar gue selama ini hahaha

Gue punya banyak hal yang gue suka, yang gue lakuin dengan semangat menggebu-gebu... tapi cuma di awalnya aja hahaha alias gue nggak konsisten.

Gue suka musik, dari SD sampai SMA selalu ikut paduan suara di sekolah, pernah ikut les vokal, suka main gitar, ikut ekskul gitar waktu smp, pernah les biola, punya electone di rumah. Tapi nggak ada yang gue tekuni dengan sungguh-sungguh sampai sekarang alias nggak konsisten. Main electone udah nggak bisa, biola apa lagi, gitar bisa sih sedikit-sedikit, paling yang masih gue kuasai soal nyanyi, itu juga cuma berlangsung di rumah, di mobil, atau di tempat karaoke haha

Begitu juga hal nya dengan urusan tulis-menulis. Gue udah punya blog dari tahun 2009 (kalau nggak salah haha. di blogspot.com) dan traffic nya lumayan banget, di comment banyak orang juga. Tapi karena blog gue tiba-tiba nerima banyak comment dari orang asing alias spam, akhirnya gue nggak aktif lagi dan bikin blog baru, yaitu blog ini 

Traffic blog gue yang ini mungkin belum sebanyak blog gue yang lama, tapi ya alhamdulillah lumayan lah haha tapi ya sayangnya gue nggak konsisten jadi kadang-kadang blog gue seperti 'mati'

Gue sendiri sebenarnya masih agak bingung untuk konsisten terhadap blog gue sendiri, pertama.. gue nggak punya konten khusus yang bisa gue jadiin title di blog gue kayak 'teknologi' atau 'fashion' atau 'food' atau 'travelling' dan sebagainya. Gue malah cuma jadiin blog gue sebagai tempat curhat atau tempat menuliskan apa pun yang gue pikirkan tanpa bisa gue utarakan langsung ke orang-orang.

Apa blog yang kayak gini bisa jadi 'hidup' dan menarik perhatian orang banyak?

Gue nggak tau pasti. Tapi, gue pengen banget bikin blog ini jadi menarik dan bermanfaat. Minimal buat orang-orang yang udah follow gue di blog ini haha. Maaf ya kalau blog gue selama ini nggak menarik dan nggak berguna, InshaAllah abis ini gue bakal ngehidupin lagi blog ini dengan tulisan-tulisan gue hehe minimal seminggu sekali lah gue update semoga bisa semakin menarik untuk dibaca orang-orang hehe AAMIIN

XOXO

Ibu

Setiap anak memiliki ibu dengan ciri khasnya masing-masing
Ada anak yang memiliki ibu cantik nan awet muda
Ada anak yang memiliki ibu cerdas dengan tingkat pendidikan yang tinggi
Ada pula anak yang memiliki ibu seorang wanita karir yang selalu berpenampilan rapi

Aku bukanlah anak yang memiliki ibu dengan 3 hal di atas

Ibuku tak lagi awet muda, tapi tetap terlihat cantik
Ibuku hanya tamatan SMA, namun tetap cerdas dalam banyak hal
Ibuku bukan seorang wanita karir, tapi seorang pekerja keras

Ibuku adalah wanita yang paling hebat dan kuat dalam hidupku
Bagaikan ranting pohon yang menjadi tempatku bergantung
Bila rapuh dan patah, aku pun akan terjatuh

Malam ini, aku berbaring tepat di sampingnya
Menatap wajahnya dengan seksama
Mencoba menyampaikan kerinduan terdalam

Raut wajahnya semakin lama semakin berubah
Berubah tak lagi muda
Perlahan, ku sentuh wajahnya
Ia hanya tertawa seraya berkata "Apaan sih ah si Adek"
Aah.. senang sekali rasanya melihat senyum dan tawa terlukis di wajahnya

Namun, sesaat aku sedih
Aku menyadari usia Ibuku yang tak lagi muda
Terlihat dari wajah dan kulit tubuhnya
Wajahnya sudah memiliki banyak kerutan
Kulitnya tak lagi kencang seperti saat muda
Sungguh terlihat berbeda

Aku pun menyadari usianya telah memasuki 63 tahun
Sungguh waktu dimana seharusnya
Ia hanya bersantai
Menikmati apa yang ditanamnya sejak muda
Menerima perhatian dari anak-anaknya yang telah dewasa

Namun, ibuku tidak seperti itu
Ia tetap bekerja keras
Mengurus rumah dan segala isinya
Pergi ke pasar setiap pagi, memasak makanan hingga siang
Mengurus dan merawat cucu-cucunya
Dan melakukan banyak hal lain

Ibuku yang tetap kuat
Menghadapi segala masalah yang tetap mendera
Aku tak dapat membayangkan
Apa jadinya diriku
Ketika nanti engkau tiada

I LOVE YOU, IBU

Sunday, 3 January 2016

Tak Kemana-Mana


Masa depan yang aku inginkan adalah membahagiakanmu :")

Sunday, 29 November 2015

Jangan Bilang Aku Sendu

Aku seorang yang melankolis
Seorang yang lebih mudah terbawa perasaan
Seorang yang bisa dibilang sensitif
Seorang yang mungkin bisa dibilang sebagai perasa

Kenangan dan rindu adalah dua hal yang melekat pada diriku
Keduanya seakan berada tepat di belakangku
Menoleh sedikit, bertemu kenangan
Menatapnya lebih dalam, menjadi sebuah kerinduan

Jakarta - Rumah - Keluarga
Tiga hal yang menjadi padu melebur jadi satu
Ke dalam kerinduan yang amat mendalam

Menangisi tiga hal itu merupakan hal biasa bagiku
Bagi diriku seorang perantau cilik di kota besar ini
Bagi diriku seorang pencari ilmu di kota yang jauh dari rumah
Jauh dari keluarga
Jauh dari Jakarta

Bosan sudah teman-temanku mendengar ceritaku tentang kesedihan ini
Tentang rasa rindu yang tak akan pernah ada habisnya
Tentang awan kelam yang ada diatas kepalaku saat kerinduan ini datang
Lelah sudah mereka melihatku terdiam, merenung dan menangis

Mungkin, mereka menganggapku lemah
Menilaiku cengeng
Memandangku rendah

Tapi tak mengapa
Karena aku tau, apa yang kutangisi adalah sesuatu yang berharga
Karena aku tau, air mataku untuk mereka tidaklah sia-sia

Mereka yang memandangku sendu
Tak tau bagaimana berharganya rumah dan keluarga bagiku
Tak mengerti seberapa besar kehangatan yang kudapat dari ketiganya
Tak paham bagaimana aku bisa hidup tanpa mereka
Karena Jakarta, rumah dan keluarga
Adalah hartaku yang paling berharga


Terimakasih

Selamat pagi matahariku di tengah hujan
Selamat pagi bungaku di musim gugur
Selamat pagi putihku di tengah hitam
Selamat pagi tawaku di tengah sendu 

Pagi ini aku merasa rindu
Rindu bukan sekadar rindu
Rindu yang dicampur rasa bahagia
Rindu padamu, pada rumahku, dan 
Bahagia karena telah memilikimu

Terimakasih senantiasa menjadi penghibur di tengah laraku
Terimakasih sudah memberiku setetes air di tengah dahagaku
Terimakasih 
Terimakasih
dan...
Terimakasih


Monday, 2 May 2016

Sweetbox Blitz Megaplex

Sabtu (30 April 2016)

Sabtu itu, saya dan partner saya berencana menghabiskan waktu di Grand Indonesia, Jakarta. Selain untuk berburu kuliner seperti biasa, ada alasan lain kenapa kami memilih GI sebagai tempat yang dituju, yaitu mencoba fasilitas Sweetbox yang ada di Blitz Megaplex. Setau kami, cuma GI yang ada fasilitas sweetbox nya.



Jumat malam, saya sudah melihat jadwal film di www.cgvblitz.com dan kami menentukan film yang akan ditonton beserta waktu nya. Kebetulan, saat itu lagi ada 2 film yang sama-sama booming yaitu Civil War dan AADC 2. Tapi ternyata, Sweetbox hanya menayangkan film Civil War dan hanya ada 3 waktu, yaitu 09.30, 12.35 dan 21.30. Akhirnya kami memilih Civil War di jam 12.35

Karena ada beberapa hal yang menghambat, kami pun terlambat sampai di GI. Padahal niatnya sih sampai GI jam 11 supaya nggak terlalu mepet sama filmnya, soalnya kami belum beli tiket hahaha. Akhirnya kita sampai di GI jam 11.45, langsung ke blitz dan lihat antrian yang sudah panjang. Agak drama juga karena saya sempat bete :( haha untung partner saya sabar dan tetap mau antri buat beli tiket. Dan sialnya, kami dapat antrian yang lama banget majunya :( mana sempat mati lampu juga, jadinya makin lama deh antrinya huhu tapi akhirnya kami dapat tiketnya HAHAHA

Tapi sedihnya, yang tersisa hanya bangku di barisan depan (seat D). Karena kami belum pernah ke Sweetbox sebelumnya, jadi kami berpikir kalau seat D benar-benar bangku paling depan persis di depan layar. Tapi yasudahlah, karena emang mau coba sesuatu yang baru, akhirnya kami pilih bangku D.

Setelah itu, kami pergi ke musholla untuk melaksanakan sholat dzuhur. Sempat terburu-buru juga karena takut terlambat hahaha tapi ternyata efek mati lampu menyebabkan filmnya agak mundur jadi kami masih punya waktu cukup banyak untuk menunggu.

Sebenarnya cerita hari itu lumayan banyak hal lucunya hahah. Di tiket kami tertulis studio kami adalah studio 1 SB. Karena kami lihat tulisan studio 1, kami pikir itu sama dengan studio biasa. Walaupun sempat ragu, kami tetap menunggu bersama banyak orang lainnya di depan pintu studio 1. Waktu pintu studio terbuka, semua langsung berbondong-bondong masuk. Saat tiket kami diperiksa, petugas langsung merobek tiket dan mempersilakan kami masuk. Saya pun bertanya pada partner saya, apakah tempatnya betul disitu. Dengan rasa sok tahu tingkat tinggi, kami pun langsung masuk. Begitu sampai di dalam.......... TADAAAAAAAAAAA Itu studio dengan kursi biasa :(

Tapi di bagian paling atas ada semacam balkon yang cukup besar dan kami langsung berpikir bahwa itu adalah area Sweetbox. Kami mencoba mencari barangkali ada tangga yang bisa digunakan untuk ke atas sana, tapi ternyata tidak ada HAHA. Dan kami pun segera keluar dan bertanya pada petugas penjaga tiket yang ada di depan pintu studio dan kami diarahkan untuk naik satu lantai menuju ke area Sweetbox. Kami langsung tertawa dan menganggap hal itu sebagai hal yang menyedihkan sekaligus hal yang lucu. Lebih lucu lagi ketika ternyata ada tulisan penunjuk arah ke area Sweetbox yang tertera pada bagian samping eskalator yang jelas terlihat, tapi nggak tau kenapa kami berdua nggak ada yang sadar dengan tulisan itu :(

Dan ternyata ada lounge tersendiri di bagian atas. Duh norak bener deh kami ini hahaha.

Setelah itu kami langsung masuk ke dalam studio, dan benar saja area sweetbox terletak di paling atas pada bagian semacam balkon pada studio 1. Terdiri dari 4 seat dari A sampai D. Langsung saja kami menduduki tempat kami yaitu D5 D6, dan kami merasa tidak rugi memilih seat paling depan karena ternyata nggak persis di depan layar

Sebelumnya kami sudah pernah mencoba fasilitas velvet di blitz megaplex dan kami senang banget sama fasilitas yang memberikan kesan 'homey' tersebut, tapi ternyata partner saya lebih menyukai sweetbox haha alasannya sih karena nontonnya duduk dan gak tiduran kayak di velvet. Sofa di sweetbox lebih nyaman dari blitz yang reguler, dan di fasilitas ini penonton bisa menikmati film tanpa gangguan orang-orang di kursi sebelah haha alias berasa nonton berdua doang gitu haha karena bagian samping kursi ini dibuat tinggi sehingga terlihat seperti box

Kalau soal harga, menurut kami sih cukup sesuai. Pada hari Senin-Kamis, sweetbox bisa dinikmati dengan harga 110.000 untuk 2 orang, lalu hari Jumat 130.000 dan weekend atau hari libur sebesar 150.000


Saturday, 30 April 2016

Untukmu

Teruntuk dirimu,
Kuucapkan terima kasih atas kehadiranmu 
Di dalam kehidupanku
Yang dulu sempat kelabu
Terimakasih untukmu
Yang telah memberi warna baru
Dalam hari-hariku
Terimakasih untukmu
Yang telah memberi pengalaman baru
Pelajaran baru
Ilmu baru
Dan segala hal yang baru

Teruntuk dirimu,
Kuucapkan semangat menjalani hidupmu
Hidupmu yang akan memasuki babak baru
Memulai langkah untuk cita-citamu
Untuk menggapai semua harapanmu
Dan untuk membahagiakan orang-orang di sekelilingmu

Semoga Allah selalu menjagamu
Sayangku.

Friday, 29 April 2016

KONSISTENSI

Hello! Udah lama banget nih gue nggak nulis dan nggak update blog, pokoknya nggak melakukan hal-hal yang berkaitan dengan nulis menulis deh, kecuali NULIS TUGAS AKHIR/TA/SKRIPSI. 
HAHAHAHAHAHA

Balada mahasiswi tingkat akhir banget sih sheeeeeel :(

Sebenernya gue kangen banget nulis, kangen bloging. Tapi karena beberapa hal, jadi nggak bisa sering nulis di blog :( 

Nah, kemarin.. gue sempat melihat di suatu acara talkshow di salah satu stasiun TV yang mendatangkan blogger sebagai bintang tamunya. Dan gue tertarik buat nonton acara itu. Dari acara itu gue jadi semakin paham kalau yang namanya kesuksesan dalam bidang tulis-menulis semacam blog itu ya tergantung KONSISTENSI.

Dan itu adalah masalah terbesar gue selama ini hahaha

Gue punya banyak hal yang gue suka, yang gue lakuin dengan semangat menggebu-gebu... tapi cuma di awalnya aja hahaha alias gue nggak konsisten.

Gue suka musik, dari SD sampai SMA selalu ikut paduan suara di sekolah, pernah ikut les vokal, suka main gitar, ikut ekskul gitar waktu smp, pernah les biola, punya electone di rumah. Tapi nggak ada yang gue tekuni dengan sungguh-sungguh sampai sekarang alias nggak konsisten. Main electone udah nggak bisa, biola apa lagi, gitar bisa sih sedikit-sedikit, paling yang masih gue kuasai soal nyanyi, itu juga cuma berlangsung di rumah, di mobil, atau di tempat karaoke haha

Begitu juga hal nya dengan urusan tulis-menulis. Gue udah punya blog dari tahun 2009 (kalau nggak salah haha. di blogspot.com) dan traffic nya lumayan banget, di comment banyak orang juga. Tapi karena blog gue tiba-tiba nerima banyak comment dari orang asing alias spam, akhirnya gue nggak aktif lagi dan bikin blog baru, yaitu blog ini 

Traffic blog gue yang ini mungkin belum sebanyak blog gue yang lama, tapi ya alhamdulillah lumayan lah haha tapi ya sayangnya gue nggak konsisten jadi kadang-kadang blog gue seperti 'mati'

Gue sendiri sebenarnya masih agak bingung untuk konsisten terhadap blog gue sendiri, pertama.. gue nggak punya konten khusus yang bisa gue jadiin title di blog gue kayak 'teknologi' atau 'fashion' atau 'food' atau 'travelling' dan sebagainya. Gue malah cuma jadiin blog gue sebagai tempat curhat atau tempat menuliskan apa pun yang gue pikirkan tanpa bisa gue utarakan langsung ke orang-orang.

Apa blog yang kayak gini bisa jadi 'hidup' dan menarik perhatian orang banyak?

Gue nggak tau pasti. Tapi, gue pengen banget bikin blog ini jadi menarik dan bermanfaat. Minimal buat orang-orang yang udah follow gue di blog ini haha. Maaf ya kalau blog gue selama ini nggak menarik dan nggak berguna, InshaAllah abis ini gue bakal ngehidupin lagi blog ini dengan tulisan-tulisan gue hehe minimal seminggu sekali lah gue update semoga bisa semakin menarik untuk dibaca orang-orang hehe AAMIIN

XOXO

Ibu

Setiap anak memiliki ibu dengan ciri khasnya masing-masing
Ada anak yang memiliki ibu cantik nan awet muda
Ada anak yang memiliki ibu cerdas dengan tingkat pendidikan yang tinggi
Ada pula anak yang memiliki ibu seorang wanita karir yang selalu berpenampilan rapi

Aku bukanlah anak yang memiliki ibu dengan 3 hal di atas

Ibuku tak lagi awet muda, tapi tetap terlihat cantik
Ibuku hanya tamatan SMA, namun tetap cerdas dalam banyak hal
Ibuku bukan seorang wanita karir, tapi seorang pekerja keras

Ibuku adalah wanita yang paling hebat dan kuat dalam hidupku
Bagaikan ranting pohon yang menjadi tempatku bergantung
Bila rapuh dan patah, aku pun akan terjatuh

Malam ini, aku berbaring tepat di sampingnya
Menatap wajahnya dengan seksama
Mencoba menyampaikan kerinduan terdalam

Raut wajahnya semakin lama semakin berubah
Berubah tak lagi muda
Perlahan, ku sentuh wajahnya
Ia hanya tertawa seraya berkata "Apaan sih ah si Adek"
Aah.. senang sekali rasanya melihat senyum dan tawa terlukis di wajahnya

Namun, sesaat aku sedih
Aku menyadari usia Ibuku yang tak lagi muda
Terlihat dari wajah dan kulit tubuhnya
Wajahnya sudah memiliki banyak kerutan
Kulitnya tak lagi kencang seperti saat muda
Sungguh terlihat berbeda

Aku pun menyadari usianya telah memasuki 63 tahun
Sungguh waktu dimana seharusnya
Ia hanya bersantai
Menikmati apa yang ditanamnya sejak muda
Menerima perhatian dari anak-anaknya yang telah dewasa

Namun, ibuku tidak seperti itu
Ia tetap bekerja keras
Mengurus rumah dan segala isinya
Pergi ke pasar setiap pagi, memasak makanan hingga siang
Mengurus dan merawat cucu-cucunya
Dan melakukan banyak hal lain

Ibuku yang tetap kuat
Menghadapi segala masalah yang tetap mendera
Aku tak dapat membayangkan
Apa jadinya diriku
Ketika nanti engkau tiada

I LOVE YOU, IBU

Sunday, 3 January 2016

Sunday, 29 November 2015

Jangan Bilang Aku Sendu

Aku seorang yang melankolis
Seorang yang lebih mudah terbawa perasaan
Seorang yang bisa dibilang sensitif
Seorang yang mungkin bisa dibilang sebagai perasa

Kenangan dan rindu adalah dua hal yang melekat pada diriku
Keduanya seakan berada tepat di belakangku
Menoleh sedikit, bertemu kenangan
Menatapnya lebih dalam, menjadi sebuah kerinduan

Jakarta - Rumah - Keluarga
Tiga hal yang menjadi padu melebur jadi satu
Ke dalam kerinduan yang amat mendalam

Menangisi tiga hal itu merupakan hal biasa bagiku
Bagi diriku seorang perantau cilik di kota besar ini
Bagi diriku seorang pencari ilmu di kota yang jauh dari rumah
Jauh dari keluarga
Jauh dari Jakarta

Bosan sudah teman-temanku mendengar ceritaku tentang kesedihan ini
Tentang rasa rindu yang tak akan pernah ada habisnya
Tentang awan kelam yang ada diatas kepalaku saat kerinduan ini datang
Lelah sudah mereka melihatku terdiam, merenung dan menangis

Mungkin, mereka menganggapku lemah
Menilaiku cengeng
Memandangku rendah

Tapi tak mengapa
Karena aku tau, apa yang kutangisi adalah sesuatu yang berharga
Karena aku tau, air mataku untuk mereka tidaklah sia-sia

Mereka yang memandangku sendu
Tak tau bagaimana berharganya rumah dan keluarga bagiku
Tak mengerti seberapa besar kehangatan yang kudapat dari ketiganya
Tak paham bagaimana aku bisa hidup tanpa mereka
Karena Jakarta, rumah dan keluarga
Adalah hartaku yang paling berharga


Terimakasih

Selamat pagi matahariku di tengah hujan
Selamat pagi bungaku di musim gugur
Selamat pagi putihku di tengah hitam
Selamat pagi tawaku di tengah sendu 

Pagi ini aku merasa rindu
Rindu bukan sekadar rindu
Rindu yang dicampur rasa bahagia
Rindu padamu, pada rumahku, dan 
Bahagia karena telah memilikimu

Terimakasih senantiasa menjadi penghibur di tengah laraku
Terimakasih sudah memberiku setetes air di tengah dahagaku
Terimakasih 
Terimakasih
dan...
Terimakasih